Surau Sarana Membangkitkan Kejayaan Ranah MInang

Padang, InfoPublik – Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno menghadiri sekaligus meresmikan Surau Al- Quran RAS di Anak Air, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jum’at(20/4).

“Jujur saya mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkan surau ini, karena harapan kami dengan semakin banyak surau dan anak-anak mengaji di surau, kejayaan Ranah Minang di masa lampau dapat terulang kembali,” ujar Gubernur Sumbar yang disambut meriah hadirin.

Menurut Irwan Prayitno, Pemerintah Provinsi akan terus mendorong kepada semua pihak supaya kejayaan serta keunggulan Sumber daya Manusia (SDM) Ranah Minang tersebut kembali seperti yang diimpikan semua kalangan.

“Kita mengajak saudara semua, baik di kampung maupun di perantauan untuk memikirkan generasi muda. Karena dengan kembali kuat dan semakin banyak generasi anak-anak bangsa yang berilmu dan beriman kesejahteraan itu akan datang,” katanya.

Dijelaskannya, Pemerintah Provinsi Sumbar telah berupaya nyata terhadap pendidikan. Pendidikan itu penting, Karena saya melihat bangsa ini akan berubah melalui pendidikan, khususnya Ranah Minang yang kita cintai ini.  (Eko Kurniawan/Diskominfo/toeb)

Sumber : https://infopublik.id/kategori/nusantara/263297/surau-sarana-membangkitkan-kejayaan-ranah-minang?show=

Bagikan :

Artikel Lainnya

NYALA HARAPAN DI JALUR KESETARAAN
NYALA HARAPAN DI JALUR KESETARAAN Pendidikan Setara, Sederajat...
BULETIN IMANI - 9 MEI 2025
BULETIN IMANI – 9 MEI 2025
BULETIN IMANI - 2 MEI 2025
BULETIN IMANI – 2 ME 2025
Sumbar Jadi Pelopor Forum Wakaf ...
Padang, 10 Desember 2024 – Sumatera Barat mencatat sejarah seb...
Belajar Adab Membaca Al-Qur'an d...
Di sebuah ruang terbuka dipinggiran pantai Pasir Jambak di ata...
Simulasi Drama : Adab Membaca Al...
Kegiatan Anak-anak RAS Pasir jambak Pekan ini tgl 18-21 Novemb...

Donasi Sekarang

“Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak’, sedangkan yang satunya lagi berdoa, “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)