logo-anak-sholeh

Pelaksaan Program Parenting Rumah Anak Sholeh Purus Padang

ABSTRAK

Penelitian dilatarbelakangi ketertarikan peneliti pada permasalahan orangtua yang belum
memahami pengasuhan yang benar dan sekolah yang belum melibatkan orangtua dalam
pendidikan anak. Terutama di daerah Purus Padang disebabkan kesulitan ekonomi dan
lingkungan negatif sehingga mempengaruhi pengasuhan orangtua terhadap anak. Rumah Anak Sholeh (RAS) menawarkan pendidikan untuk perubahan orangtua yaitu dengan
menyelenggarakan program parenting atau sekolah orangtua (SOT).

Penelitian bertujuan untuk menggambarkan Pelaksanaan Program Parenting di Rumah Anak Sholeh Purus Padang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data model Milles dan Huberman.

Berdasarkan deskripsi dan analisis data disimpulkan bentuk-bentuk program parenting Rumah Anak Sholeh yaitu:

1) ilmu parenting 2) tahsin dan 3) keterampilan.

Materi-materi parenting yang diberikan yaitu:

1) pola asuh orangtua, 2) tahap perkembangan anak, 3) tugas ayah dan bunda, 4) perlunya kasih sayang, 5) menghilangkan kata-kata “jangan” dan “tidak”, 6) perbaikan komunikasi, 7) kekerasan terhadap anak, 8) peran dan fungsi ibu, serta keterampilan.

Dampak program parenting terhadap cara pengasuhan orangtua yaitu: 1) sopan memperlakukan anak, 2) menasehati anak dengan lemah lembut, dan 3) emosi lebih terkontrol ketika menghadapi anak.

Kata kunci: kemampuan berhitung, spindle boxes

Baca selengkapnya :

IMPLEMENTATION OF PARENTING PROGRAM AT SHOLEH CHILDREN_S HOME (RAS) PURUS PADANG

IMPLEMENTATION OF PARENTING PROGRAM AT SHOLEH CHILDREN_S HOME (RAS) PURUS PADANG

IMPLEMENTATION OF PARENTING PROGRAM AT SHOLEH CHILDREN_S HOME (RAS) PURUS PADANG

Bagikan :

Prestasi lainnya

Gelisah dari Pascasarjana
Shiroh-based Positive Labeling a...
RAS: Konstribusi Pemuda Minangkabau
PENANAMAN NILAI KARAKTER SOPAN S...
Pelaksaan Program Parenting Ruma...
Faktor Pendorong Ibu-ibu Mengiku...

Donasi Sekarang

“Tidak ada satu subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak’, sedangkan yang satunya lagi berdoa, “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)